Biaya telepon kantor dapat dihemat hingga 65% dengan menggunakan solusi yang ada dipasar

Solusi hemat telekomunikasi

 

Saat ini biaya telepon kantor di Indonesia masih tergolong mahal, ini disebabkan mayoritas kantor kantor di Indonesia masih menggunakan jalur atau line Telkom. Sebenarnya dipasaran sudah ada beberapa aternatif yang dapat dipilih untuk menghemat biaya telepon. Provider- provider yang menawarkan tarif murah untuk pelanggan korporat misalnya : provider 3, XL, Indosat, Ceria, bahkan Flexi sendiri yang merupakan anak perusahaan Telkom, berusaha ikutan merebut pasar.

Dibanding dengan tarif dari telkom, tarif yang ditawarkan bervariasi namun rata-rata lebih murah. Penghematan dapat mencapai hingga 65%. Anda bayangkan itu penghematan yang cukup lumayan, dananya dapat dialokasikan untuk pembiayaan lain dalam menunjang operasional perusahaan.

Kualitas suara dari provider lain ini persis sama dengan yang dari Telkom, kalau pun ada sedikit perbedaan itu diakibatkan oleh perangkatnya. Migrasi ke provider lain ini sangat mudah, dan peralatan FWT (Fixed Wireless Terminal) yang akan dipasang di pinjamkan gratis kepada pelanggan.

Kalau tertarik mencoba lihat informasi selengkapnya di PT. Mitratelecom Global Mandiri, biasanya diberi kesempatan trial selama 1 bulan, sebelum anda memutuskan untuk migrasi sepenuhnya. (Tya)

 

 

 

 


Pilih Managed Services, XL Hemat Rp 1,35 Triliun

Jakarta – Operator XL Axiata mengalihkan pengelolaan jaringan layanan 2G/3G miliknya kepada pihak ketiga, dalam hal ini vendor jaringan yang menjadi mitranya, Huawei Tech Investment.

Lewat kerja sama managed services ini, XL yakin bisa menghemat beban perusahaan hingga USD 150 juta atau sekitar Rp 1,35 triliun dalam jangka waktu tujuh tahun ke depan.

“Melalui program managed services ini akan terjadi penghematan beban pada biaya operasional (opex) dan belanja modal (capex),” kata Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi, di Jakarta, Kamis (26/1/2012).

XL memutuskan untuk mengalihkan pengelolaan jaringan 2G/3G miliknya, termasuk Network Operations Center (NOC), Field of Operations (FOP), Network Performance Management (NPM) dan Spare Parts Management Service kepada Huawei.

Menurut Hasnul, langkah managed services ini ditempuh agar XL bisa lebih fokus pada bisnis intinya, yaitu penyediaan layanan.

“Dengan lebih fokus pada bidang masing-masing sesuai kompetensi, kami berharap keputusan bisa menjawab tantangan industri di masa depan, sekaligus mendapatkan jaminan kualitas jaringan yang sangat vital untuk menjamin kelangsungan bisnis XL,” katanya.

Kerja sama jangka panjang itu juga disertai pengalihan sekitar 1.200 karyawan XL menjadi karyawan Huawei Indonesia. Untuk program pengalihan 1.200 karyawan tersebut pihaknya sudah menyiapkan dana sebesar Rp 200 miliar.

Sementara itu Director Technology, Content, and New Business XL Dian Siswarini menegaskan, managed services tidak akan membahayakan perseroran karena strategi operasi, pemilihan teknologi, perencanaan dan disain serta ‘key person’ masih berada di tangan XL.

“Intinya otak dan hati dari jaringan masih di XL, tangan dan kaki di-outsource. Kita juga memastikan masalah fleksibilitas dalam kontrak dengan mitra tengah membentuk organisasi khusus yang menangani rekanan managed services,” katanya.

Huawei Siapkan Divisi Khusus

1.200 karyawan XL Axiata yang ditransfer ke vendor jaringan Huawei Tech Investment sebagai bagian dari kerja sama managed services, akan masuk ke dalam divisi baru yang khusus menangani services.

“Mereka akan masuk ke PT Huawei Services. Baru official bulan April nanti,” kata Corporate Communication Manager Huawei Indonesia, Yunny Christine, kepada detikINET, Kamis (26/1/2012).

Masuknya seribu lebih karyawan baru itu akan menggelembungkan jumlah SDM yang dimiliki vendor asal negeri tirai bambu tersebut menjadi lebih dari 3.000 pegawai. “Sekarang saja (dengan SDM yang ada saat ini) sudah lebih dari 2000,” kata Yunny.

Divisi Huawei Services diyakini akan terus berkembang karena industri telekomunikasi saat ini sangat dinamis. Terlebih, managed services yang ditangani Huawei bukan hanya kepada XL saja. Vendor ini juga menjalin kerja sama dengan operator lain seperti Hutchison CP Telecom (Tri) dan Axis Telecom Indonesia.

Untuk merampungkan perpindahan 1.200 karyawannya, XL sendiri telah mengalokasikan dana sebesar Rp 200 miliar untuk pesangon 7 tahun gaji ke depan melalui program pensiun dini.

“Program ini diterima dengan baik oleh 1.200 karyawan kami karena gaji mereka dari XL sudah aman untuk 7 tahun ke depan, dan di Huawei mereka juga tetap digaji. Justru yang tak mendapat kesempatan ini malah iri,” kelakar Hasnul Suhaimi, Presiden Direktur XL Axiata.
( rou / rns )

sumber: detik.com


Voice Processing & SMS auto reply system

 Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi, kami juga menawarkan solusi-solusi untuk kebutuhan pelanggan yang unik dan bervariasi. Misalnya Voice Processing & SMS auto reply system, dalam hal ini sistem dapat merespon setiap panggilan masuk dengan voice yang sudah di record terlebih dahulu, kapasitas atau jumlah panggilan dapat di antisipasi sehingga berapapun jumlah penggilan masuk dalam waktu bersamaan dapat direspon dengan baik.

Solusi ini dapat di kombinasikan dengan SMS auto reply system, yang berfungsi merespon email dengan template balasan yang sudah ditentukan. Jumlah sms masuk dapat diantisipasi dengan kapasitas sistem agar sms masuk dapat langsung di respon berapapun jumlahnya dalam waktu bersamaan. Solusi ini sangat efektif digunakan jika anda melakukan campaign suatu produk , event atau sejenisnya dimana anda tidak menginginkan kehilangan kesempatan untuk menyampaikan informasi ke audience/ pelanggan yang menghubungi anda.


FWT Berbasis GSM

Global System for Mobile Communication disingkat GSM adalah sebuah teknologi komunikasi selular yang bersifat digital. Teknologi GSM banyak diterapkan pada komunikasi bergerak, khususnya telepon genggam. Teknologi ini memanfaatkan gelombang mikro dan pengiriman sinyal yang dibagi berdasarkan waktu, sehingga sinyal informasi yang dikirim akan sampai pada tujuan. GSM dijadikan standar global untuk komunikasi selular sekaligus sebagai teknologi selular yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia.

SPESIFIKASI TEKNIS GSM
Di Eropa, pada awalnya GSM didesain untuk beroperasi pada frekuensi 900 Mhz. Pada frekuensi ini, frekuensi uplinks-nya digunakan frekuensi 890�915 MHz , sedangkan frekuensi downlinksnya menggunakan frekuensi 935�960 MHz. Bandwith yang digunakan adalah 25 Mhz (915�890 = 960�935 = 25 Mhz), dan lebar kanal sebesar 200 Khz. Dari keduanya, maka didapatkan 125 kanal, dimana 124 kanal digunakan untuk suara dan satu kanal untuk sinyal. Pada perkembangannya, jumlah kanal 124 semakin tidak mencukupi dalam pemenuhan kebutuhan yang disebabkan pesatnya pertambahan jumlah pengguna. Untuk memenuhi kebutuhan kanal yang lebih banyak, maka regulator GSM di Eropa mencoba menggunakan tambahan frekuensi untuk GSM pada band frekuensi di range 1800 Mhz dengan frekuensi 1710-1785 Mhz sebagai frekuensi uplinks dan frekuensi 1805-1880 Mhz sebagai frekuensi downlinks. GSM dengan frekuensinya yang baru ini kemudian dikenal dengan sebutan GSM 1800, yang menyediakan bandwidth sebesar 75 Mhz (1880-1805 = 1785�1710 = 75 Mhz). Dengan lebar kanal yang tetap sama yaitu 200 Khz sama, pada saat GSM pada frekuensi 900 Mhz, maka pada GSM 1800 ini akan tersedia sebanyak 375 kanal. Di Eropa, standar-standar GSM kemudian juga digunakan untuk komunikasi railway, yang kemudian dikenal dengan nama GSM-R.

PT MGM merupakan distributor produk FWT GSM. produk yang kami pasarkan kami ambil dari manufaktur di China dan Eropa.

Untuk memberikan penghematan kepada pelanggan kami bekerja sama dengan provider telekomunikasi di Indonesia.

Dengan menggunakan FWT berbasis GSM anda dapat menghemat biaya komunikasi perusahaan dengan drastis, karna anda dapat memanfaatkan perang tarif antara provider.


FWT Berbasis CDMA

CDMA adalah teknologi akses voice dan data, dimana setiap user menggunakan code tersendiri yang unik dalam mengakses kanal frekuensi yang sama dalam sebuah sistem.

Pada CDMA, sinyal informasi pada transmitter dicoding dan disebar dengan bandwidth sebesar 1.25 MHz (spread spectrum), kemudian pada sisi receiver dilakukan decoding sehingga didapatkan sinyal informasi yang dibutuhkan.

PT MGM sebagai agen dari Telkom Flexi mendistribusikan FWT CDMA sebagai telepon fixed wireless digital yang digunakan sebagai telepon rumah (fixed phone) dan telepon bergerak (mobility).

Layanan fixed wireless berbasis CDMA diberi brand “TELKOMFlexi” sebagai telepon bergerak terbatas dalam satu area code, hal ini dimungkinkan karena “TELKOMFlexi” memiliki fitur limited mobility.

Para pakar teknologi telepon seluler sepakat bahwa kecanggihan CDMA jauh melebihi GSM yang sekarang ini banyak dipergunakan oleh operator telepon seluler di Indonesia. Para pelaku bisnis telepon seluler (hand phone) memperkirakan bahwa “TELKOMFlexi” mendapat sambutan positif masyarakat mengingat tarifnya jauh berada dibawah GSM karena biaya investasinya sangat murah.

Tentu saja, kehadiran “TELKOMFlexi” membuat lega calon pelanggan telepon yang sudah lama mendambakan telepon hemat maupun pelanggan ponsel yang mendambakan telepon seluler alternatif.